Bupati Paparkan Program Kemandirian

Sabtu, 13 Agustus 2016 jdih General 120 Views
Bupati Paparkan Program Kemandirian

Mengungkap masalah kemiskinan tak perlu dianggap hal memalukan namun harus ditemukan solusinya, persoalan ini akan bisa ditekan jika diseriusi bersama. Hal itu dijelaskan Bupati Nelson Pomalingo dalam seminar penaggulangan kemiskinan yang digelar Koperasi Mekar Jaya, Senin (18/7) di Grand Palace Gorontalo.

Dari +409.000 jiwa penduduk Kabupaten Gorontalo, papar Bupati Nelson, ada sebanyak 21% warga masuk kategori miskin, penyebabnya adalah ketidakmampuan anggaran daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang jumlah penduduknya besar. “Olehnya Pemerintah Kabupaten Gorontalo merancang skenario pembangunan dengan program-program kemandirian yang mengangkat isu pemberdayaan dalam rangka kemandirian masyarakat”, paparnya.

Salah satu strategi menekan angka kemiskinan itu ialah dilibatkannya sektor privat (bisnis) yang digalang menanamkan invesatasi untuk menggairahkan potensi yang tersedia. Diungkapkan, telah ada beberapa investor luar negeri yang akan menggerakan modalnya di wilayah ini.

Dari sisi pemberdayaan, Pemkab Gorontalo menjadikan sektor peternakan sebagai program unggulan untuk menyentuh masyarakat miskin. Setiap keluarga dengan taraf ekonomi dibawah akan disentuh dengan bantuan sepasang ternak sapi. Dengan demikian pemerintah daerah ini pun menargetkan bisa menurunkan angka kemiskinan rata-rata 2% pertahun.

Untuk mendorong suksesnya program di sektor peternakan tersebut, Bupati Nelson mengatakan pihaknya menerapkan pembangunan pertanian terpadu, _‘integrated farming’. Hal ini dilakukan karena menyadari besarnya potensi di sektor pertanian yang bisa menopang ketersediaan pakan ternak. Sehingganya dengan memacu pertanian, program bantuan ternak sapi oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan sukses dan bisa memproduksi berbagai produk bersaing, seperti penyediaan kulit sapi sebagai bahan dasar kebutuhan sekunder, utamanya pengolahan daging sapi sebagai produksi kalengan berkualitas.

Tak hanya itu, untuk menekan angka kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat, Pemkab Gorontalo memberi perhatian terhadap potensi kewilayahan, yang telah dipetakan dan akan didorong oleh anggaran memadai, termasuk anggaran untuk program pembinaan kreatifitas para kaula muda yang ada di setiap kecamatan. (HUMAS)